Gagal Kalahkan Praha, Skriniar Janji Inter Tampil Lebih Baik di Laga Selanjutnya


MILAN – Bek tengah Inter Milan, Milan Skriniar, sadar bahwa timnya tidak bermain apik ketika melawan Slavia Praha dalam laga pembukan Grup F Liga Champions 2019-2020. Alhasil tak aneh jika pertandingan yang berlangsung di Giuseppe Meazza, Selasa 17 September 2019,malam WIB itu, berakhir dengan skor imbang 1-1.

Skriniar pun berjanji bahwa Inter akan berusaha keras untuk memperbaiki setiap keselahan yang diperbuat pada laga kontra Praha. Kendati demikian, Skriniar sendiri belum tahu area mana yang mesti diperbaiki Inter karena ia menilai pertandingan kontra Praha memang berjalan dengan aneh untuk La Beneamata –julukan Inter.

Inter yang merupakan pemuncak klasemen Liga Italia musim ini kesulitan untuk mendapatkan peluang di depan gawang Praha. Tim tamu bahkan unggul lebih dulu atas Inter pada menit 63 saat saat Peter Olayinka mencatatkan namanya di papan skor.

Milan Skriniar vs Slavia Praha (Foto: UEFA)

Sejak kebobolan gol lebih dulu permainan Inter jadi lebih buruk karena mengandalkan bola-bola panjang untuk membongkar pertahanan Praha yang tak berbuah hasil apa-apa. Permainan Inter baru meningkat jelang berakhirnya pertandingan.

BACA JUGA: Inter Hampir Kalah dari Praha, Conte Risau

Gol yang ditunggu Inter hadir melalui aksi Nicolo Barella pada menit 90+2’ guna mengamankan satu poin di kandang sendiri. Inter harus cepat berbenah karena Skriniar dan kawan-kawan sudah ditunggu tim-tim lain yang lebih kuat di Grup F yakni Barcelona dan Borussia Dortmund.

“Mereka (Praha) adalah tim yang sangat fisik dan jika kami bermain dari awal seperti yang kami lakukan di menit terakhir, saya pikir itu akan menjadi pertandingan yang sangat berbeda. Kami tidak terlalu berkonsentrasi dan tertidur, itu tidak cukup baik,” ujar Skriniar, seperti yang dikutip dari Football Italia, Rabu (18/9/2019).

Kwadwo Asamoah vs Slavia Praha (Foto: Twitter/@Inter_en)

“Pertandingan pertama selalu yang paling penting, tetapi kami memiliki lima lagi untuk lolos dari grup ini dan benar-benar harus memasukkan lebih banyak karakter dalam permainan. Ini tidak cukup baik. Kami berjuang untuk menciptakan peluang,” sambung bek tengah Inter itu.

“Saya tidak tahu area mana masalahnya. Akan tetapi, kami perlu menganalisis pertandingan ini dan menemukan area yang mesti diperbaiki karena tidak dapat diterima untuk bermain pada laga pembuka Liga Champions seperti ini,” pungkasnya.